Tuesday, June 14, 2016

Undiscovered Jewel [Wattpad Rekomendasi]

Sudah berabad-abad lamanya gue mengangguri blog ini karena lebih fokus di wordpress dan akhir-akhir ini wattpad. Nah, omong-omong soal wattpad, dunia oranye itu bener-bener adiksi banget buat para penyuka cerita fiksi, mulai dari fanfiksi,general romance,fantasy,chicklit sampai teenlit, semuanya lengkap. Apalagi buat yang penikmat cerita berkantung tipis, wattpad adalah solusi terbaik mendapatkan bacaan tanpa keluar biaya untuk membeli buku.

Wattpad juga dihuni jutaan penulis mulai dari yang berbakat, coba-coba, hobi, uji pemasaran dan lain-lain. Sekarang juga udah banyak karya dari wattpad yang diterbitkan dan buku-bukunya dipajang di toko buku. Bahkan ada beberapa buku yang nangkring langsung di rak best-seller, tapi gue gak lagi mau membahas itu. Gue mau membahas beberapa cerita wattpad yang menurut gue merupakan hidden jewelry, karya masterpiece yang tersembunyi dan tidak mendapatkan too much attention atau kurang kedengeran hypenya padahal menurut gue tulisan mereka, mulai dari penulisan sampai ide itu menarik, kreatif dan yah worth to read banget tapi sayangnya gue belum ngeliat mereka nangkring di highest rank wattpad. Tapi balik lagi sih ya, ini kan soal selera dan based on opinion yang jelas subjective, jadi belum tentu selera lo dan gue itu sama tapi gue akan tetap merekomendasiin.

So, here we go; rank order based on my most favorite to favorite.
1. Omegle.com
Gue menemukan ini karena ketidaksengajaan. Actually gue udah beberapa kali ngelirik blurb cerita ini tapi entah kenapa hati tidak menuntun gue untuk membaca atau sekedar ngeadd ke library, tapi akhirnya suatu waktu gue iseng buat menambah library gue secara random dan entah kenapa cerita ini akhirnya masuk ke sana. Pertama baca gue kira cerita ini bakal lebih menceritakan kisah cinta cewek yang ketemu cowok via omegle, tapi gue salah, ternyata tema utama dalam cerita ini lebih kepada friendzone! Iyak, friendzone guys, itu tema favorite gue sepanjang masa banget deh. Gue tuh emang suka banget cerita yang pemeran ceweknya kayak punya sahabat cowok gitu, entah nantinya bakal cinta-cintaan atau murni sahabatan pokoknya gue suka.
Lanjut ke segi bahasa, untuk ukuran sebuah karya pertama (di wattpad) ini termasuk well-written banget. Cara penulis mendeskripsikan ceritanya itu masuk akal dan sangat mengalir. Buat gue sendiri cerita ini tuh nagih banget, gaya tulisannya si penulis ini itu istilahnya gue banget, pokoknya cocok banget buat gue. Emang sih, dari segi alur mungkin lumayan ketebak, klise dan yah biasa aja, tapi MENURUT gue, cerita ini jadi menarik karena cara si penulis itu menulis ceritanya. Ditambah kreativitas ide soal omegle yang bikin menarik dan selipan bahasa inggris yang mudah dimengerti buat orang yang gak jago bahasa Inggris sekalipun, selipan western culture dan bule-bule gemesh :3, konflik keluarga, kelabilan anak remaja, ah pokoknya cerita ini bagus deh. I'm not going to tell you the synopsis, sorry, you should find out by yourself. :p

2. Karmanelo
Gue udah agak lama baca ini,sangat disayangkan cerita ini kurang mendapat perhatian padahal cerita ini ditulis dengan baik. Gue langsung jatuh cinta sama tokoh utamanya; Arjuna. Dia tuh typical badboy cuek yang sebenernya baik hati tapi karena banyaknya masalah dia berlindung dibalik peringai buruknya itu. Gue meleleh banget setiap Juna perhatian sama adik tirinya yang punya penyakit :( Konflik, gaya bahasa dan penggambaran karakternya kuat. 

Next,

3. 

Gue jarang suka sama cerita yang POVnya pake sudut pandang orang pertama apalagi yang menggunakan 'aku' kecuali cerita itu novel terjemahan. TAPI, cerita karya expellianmus ini pengecualian. Baca cerita dia itu serasa baca novel terjemahan dengan vibes yang beda. Gimana ya, gue kayak baca cerita terjemahan tapi bahasanya asyik dan teenlit banget. Idenya juga menarik! BANGET. 

Nah buat selanjutnya gue gak akan bahas satu-satu ya karena tiba-tiba mood gue hilang wkwk. 


 you'll love this story! Meskipun progres hubungan Hana-Raka nya agak lambat diawal, penulisan yang juga kadang masih banyak typo dan kurang rapi, cerita ini masuk ke list favorite gue. Apalagi penggambaran tokoh Raka-Hana yang konsisten dari awal sampai ending. Well, mereka berkembang seiring jalannya cerita, tapi perkembangan itu gak menghilangkan sense dan ciri khas masing-masing tokoh. 



Baca cerita ini bikin gue teringat 'Dilan' karyanya  om Pidi Baiq. Mungkin karena setting ceritanya yang bukan jaman sekarang dan jalan ceritanya yang juga agak mirip tapi Beloved Pian punya sense sendiri. Gue selalu ngakak dan siap antimo setiap Pian ngeluarin jurus gombalnya buat Pika.

 Gokil, seru, sweet dan greget! Sayang penulisnya gak mencantumkan label 'COMPLETED' makanya cerita ini kurang dapet antusiasme. Gaya bahasanya memang pake tiga sudut pandang berbeda (sesuai tiga tokoh utamanya) tapi penulisnya berhasil bikin sensasi beda sehingga gak ada kekeliruan sudut pandang disini. DAN GUE CINTA SANGAT SAMA TOKOH MAS AWAN SANG SUAMI IDAMAN<3


Udah agak lupa sama ceritanya, tapi cerita ini maksud list favorite gue.

Oke, segitu dulu untuk review abal-abal ini. Semoga membuat kalian kepo dan ikutan baca juga ya! Wkwk.

So, me


Wednesday, November 25, 2015

Rekomendasi Novel dan Cerita Wattpad

Hai pecinta novel gratisan :3

Disini gue mau rekomendasiin beberapa cerita yang menurut gue bagus. Ada beberapa novel pdf dan juga cerita di wattpad so chekidot.

Saturday, February 21, 2015

bestfriend? Isn't big things - it's a million little things

 sometimes you meet a person and you just click--you're comfortable with them, like you've known them your whole life, and you don't have to pretend to be anyone or anything.   

As time goes, I realize how cruel the world is. There's the time when people avoid you, there's the time when you have to focus on your own life without caring on other's life, there's the time when you need your own time without people disturbing you but you realize... you can't live without other people.

So, for me the existence of friends are so important.
They're moodbooster, listener, partner in crime or goodness, people whom I shared every little things even a nonsense story. Well, for other word bestfriend is a people who are very close like a family but don't have a blood relationship with us, they're a people who know you inside and out, the worse and best, know your darkest but still there, people who never talks bad on your back but say it out loud on your face and they're people who you shared laugh and tears together.

And they here is...
full team



Sita,me,Nisa
nisa,itsna,me

And guys... I miss you so fckn much! If there's a word which can describe 'missing' I'd love to use that! See you after the National Exam! Can't wait any longer to spend the day and even night with ya girls!




Three Class of People in My life



Well, in my life I have three class.

Family : All of my family member. The people who knows all of bad and good on me but still there for me. Because we're connected with blood and it never changes.

Bestfriend: They're people I don't need to talk to every single day. I don't need to talk to each other for weeks but when I do, it's as if i'd never stopped talking.

Stranger: Other people except my family and bestfriend.




Saturday, November 9, 2013

The daughter of train.

Nax rel, nax kereta.

Seminggu resmi gue jadi anak kereta dan rel. Gegara pindah rumah ke depok gue mesti bangun pagi dan balik malem:') Kebayangkan gimana ramenya rute kereta api jabodetabek? kalau pagi tujuan jakarta kota dari arah bogor penuh nah kalau sore arah bogor yang penuh. Hellyeah dan itu yang harus gue jalanin.

Karena bulan ini masih PKL jadi gue masuknya rada siang dan itu justru lebih eeq karena jam berangkatnya otomatis barengan sama orang kerja. Hell. Gue harus desek-desekan dikereta, untung banget udah ada gerbong khusus wanita kan ya?

Gak ada yang spesial sih gue beruntung kemarin-kemarin gue lancar-lancar aja tapi hari Kamis kemaren lumayan ngegeliin juga sih. Gue naik dari stasiun cawang kan ya sekitar jam 4an gitu. Gue kira masih sepi ternyata seabrek. Finally 2 kereta lewat gue ga kebagian. Akhirnya ada kereta rada kosongan terus gue ikut kan ya. Pas ngelewatin stasiun kalibata dan seterusnya kereta makin penuh dan gue kejepit ditengah-tengah. Pas udah stasiun UI gue langsung siap-siap dong ya mau turun? Kan udah deket. ehshit gaada yang mau geser, alesannya padet. Yaudah gue pikir di stasiun depok baru(tujuan gue) bakal pada turun (karena biasanya begitu) terus didepan gue ada yang ngobrol gitu mereka turunnya di Citayem. Mampuskan tuh gue, gue langsung geser-geser buat minta turun. Sialnya gak ada yang peka gue mau turun padahal gue bilang "misi mau turun" usaha gue terus-terusan gue lakuin sampe lewat st. pocin bahkan akhirnya st. depok baru kelewatan. FVCKKKKK. Gue sedih galau gelisah *gakdengbiasaaja* gue fikir turun di st. depok aja deh sekalian liat-liat nanti naik kereta lagi arah balik. Wks. Lumayan kan tuh kosong?


Nah. Jum'atnya lebih bego lagi. Gue sengaja dateng lebih pagi karena kemaren di tempat pkl diomelin kakak trainee masih trainee aja ngeselin terus maksud gue jam setengah 9 udah sampe tempat pkl kan ya? Eh sialnya di stasiun penumpangnya membludak. BUANYAK BANGET gak kayak biasanya. Gue langsung maleskan ya terus mundur soalnya kalo lagi rame cewek-cewek langsung bersikap brutal/? 4 kereta lewat gue gabisa masuk finally ada pengunguman kereta tujuan akhir depok kembali lagi jadi tujuan jakarta bogor masuk stasiun univ pancasila. Gue ngiler kan tuh ya dengernya. Langsung aja gue lari ke terowongan bawah buat nyebrang ke peron menuju bogor. Gue nunggu pengunguman lagi kan tuh terus ada dua kereta berenti gue masih gak naik terus pas lagi make headset ada kereta tuh. Gue pikir st. univ pancasila deket kan jadi berarti ini keretanya dengan pedenya gue naik kan tuh. Tapi rada firasat ga enak.

Pas stasiun depok gue speechless liat orang lebih banyak dibanding st.depok baru. Sampe kereta jalan lagi ke kereta selanjutnya. HELL INI KERETA KE BOGOR!!!!


Gue liat jam kan udah setengah 9:') abis itu pengen turun st. berikutnya enek liat orang makin banyak yaudah gue pasrah. Yaudahdeh gue gak pernah ke bogor naik kereta jadi gue terus ikut sampe bogor dan izin ke temen gue ga masuk hari itu. Bego apa sengaja-_-

Finally sampe st.bogor udah lama galiat gunung dan ngirup udara pegunungan/? gue mutusin buat duduk-duduk dulu di stasiun sambil liat-liat. *norakmeeen* Pas gak lama ngaso disana gue denger ada kereta ke st. jkt kota yoweslah gue naik kan. Terus gue dapet duduk yeaaaay /saltokayang/ maklum gue gapernah dapet duduk selama naik krl wkwk. beruntung juga dapet kereta baru yang ac-nya masih semeriwing wkwk. Guepun akhirnya tertidur. Niat gue mau turun di st. depok baru kan ya balik ke rumah? Bangun-bangun gue di st. Lenteng Agung. Njir bego lagi kan tuh gue? Mungkin karena belum makan. Yaudah gue turun tebet aja terus naik 34 ke salon nyokap gue. Sampe sana jam setengah 12an nyokap belum dateng terus gue makan bekel buat ke pkl-_- Nyokap dateng kan tuh gak lama terus doi ga marah soalnya mau gimana juga udah terlanjur wkwkwkwk love you mom. Seharian itu gue ngantuk banget jd gue abisin waktu molor di salon apalagi kan ujan ya momentnya pas banget buat flashback tidur yaudd gue tidur deh. Biasanya kalau gue tidur mulu tanda-tanda mau dapet haid kan. Bener aja balik ke depok jam setengah lapanan gue dapet.

Yaudah gitu aja deh. Wkwkwk jangan pikir karena gue anak kereta gue anak-anak yang suka mungutin batu rel terus tawuran ye/? ngikss

Sunday, September 8, 2013

Curahan hati hari minggu

Hoaammm... dihari Minggu yang cerah ini ga sepantesnya anak perempuan tidur-tiduran diatas kasur tanpa ngerjain apa-apa. Sebenernya banyak yang harus dikerjain. Tugas udah ngantri minta dikerjain dari kemaren, tapi mager. Gatau kenapa ya setiap hari Minggu pasti gue ngerasain mixed feeling. Like now

1. Gue ngerasa gapunya temen. Temen banyak, tapi gue buka twitter timeline gaada sapaan dari temen-temen gue. Entah temen smp atau smk. Gue mention-pun gak ada yang bales, how lonely I am...

2. Gue ngerasa males buat ngapa-ngapain. Jangankan mandi, makan aja gue males.

3. Gue ngerasa kehidupan gue begini-begini aja. Sepi beda dari jaman SMP.

4. Gue ngerasa ga guna. Gatau kenapa tiba-tiba ngerasa gitu.

Hmm. Gue pengen balik ke masa lalu, tapi gue juga pengen kehidupan gue terus berjalan. Dari dulu masa lalu sama masa depan gaakan bisa disatuin tapi mereka jalannya sebenernya beriringan. Tanpa masa lalu gak akan ada masa depan. Hellyeah! What am I talking about?!

Minggu lalu gue lagi bete dan mager parah sampe akhirnya gue gamasuk selama 2 hari. Alesan hari pertama sakit, kedua belum dibeliin baju pramuka HAHAHAHA *evillaugh* dan sialannya gue nyesel kenapa ga masuk dua hari itu. Gue ketinggalan pelajaran MTK *shitmaaan* alhasil kemaren Jum'at waktu chairmate gue gamasuk gue ga ngerti harus ngerjain apaan. KEENAM teman-teman gue ngejelasin sih, tapi gak niat gitu. HEHEHEHE. Gue pengen ngangkut temen-temen SMP gue ke SMK :( gue ngerasa uncomfortable akhir-akhir ini. Ngerasa dikucilin sama sekelas. Walaupun sebenernya engga. Bukannya gabisa bersosialisasi dengan baik tapi ada yang beda aja.

Yasudahlah, bulan september ini harus tetap berjalan juga walaupun gue ngeluh-ngeluh. Dan lagi September ini gak ada tanggal merah! Guru-guru lagi gencar ngasih tugas print ini itu. Kantong menipis shiiit. Bulan depan gue PKL, semoga ada sedikit perubahan deh dari diri gue dan keadaan jadi lebih asyik.

See ya.

Friday, August 23, 2013

Bieber Love Story [oneshot] - Melody of Forgiveness



Short Bieber Love Story
Melody of Forgiveness made by: @mayangaenii
ONESHOT


“apakah kau tau jika aku terluka? Apa yang harus aku lakukan? Just let me know! What Should I do?”

-Melody of forgiveness-

Friday, June 7, 2013

Road to SuperShow5

AHAHAAHAHHA malam atau bisa juga dibilang pagi? Hmm...

Gue sedang mengelana dunia maya ditemani lagu favorite gue yang gue namai Kyuhyun's soft voice. :") Gue mau berbagi sedikit experience concert super show pertama gue<3


Yup. Tepat tanggal 31 May, gue udah desperate banget. Pasalnya, nyokap masih belum mensetujui gue untuk nonton konser. Padahal besok adalah hari-Hnya. Gue ulang biar drama. BESOK! *zoomin-zoomout* Gue sepulang sekolah mendekam terus disalon. Masih mencoba merayu mama gue walaupun udah gak segencar kemaren-kemaren.

Setelah pegawai mama gue balik akhirnya mama gue berkata dengan nada terpaksa bin pasrah "Yaudah" JLEBBBB Gue seneng! Gue langsung girang dan cepet-cepet buka laptop buat buka tiket.com dan ternyata........... GUE GABAWA KARTU PELAJAR BUAT ISI FORM-__- alhasil gue pulang dan memutuskan mengisi formnya dirumah aja. Setelah sampe rumah gue isi form itu dengan jeli. Setelah klik bayar, gue buru-buru narik adek gue ke BCA untuk melakukan transfer. (Thanks God rumah gue deket bgt sama BCA) setelah itu gue lari lagi ke rumah buat confirm via email dan ngambil vouchernya buat di print. Berhubung gue gak punya printer gue lari ke warnet buat ngeprint dann curi-curi kesempatan download MV EXO yang baru

Setelah hasilnya terprint gue mikir keras....kenapa gue gak yakin sama kertas vouchernya ya? Tapi yasudahlah...guepun akhirnya pulang ke rumah dengan hati berdebar-debar (EWHHH)

Gue akhirnya inget kalau gue gapunya persiapan apa-apa buat konser besok! Akhirnya gue ngambil baju putih polos untuk tugas KWH atau Seni Budaya yang gajadi dipake. Gue segera gerasak-gerusuk nyari krayon karena ga punya cat akrilik.-_-

Beginilah hasilnya.... ABSURD MAMEN!!

tampak belakang

tampak depan

Setelah merasa cukup puas dengan karya acak-acakan bin ngebut ini gue segera mempersiapkan tas yang sebenernya gue mau bawa buat ke sekolah. (Sebelum konser gue ada kewajiban les akutansi di sekolah)
Buku besar,buku Akutansi, LKS kas bank-kas kecil, kotak pensil, tissue basah, bando Kyuhyun dr SMtown taun lalu, voucher yang baru di print, dompet, kacamata. Setelah itu gue shalat isya dan langsung bobo sambil ngebayangin Kyuhyun:3

Deng..........

Hari yang dinantipun tiba. Gue bangun dan buru-buru ke kamar mandi. Kebiasaan lama. Kalau mau ada acara penting-penting gitu pagi-paginya gue pasti mual-_- Gue langsung shalat dan mandi. Terus gue dijemput om gue setelah gue makan dikit._. agak kesiangan sih karena gue nungguin rambut gue kering dulu. Gue sampe sekolah jam 8 lewat. Berusaha serius nerima pelajaran dari kak Vania akhirnya les selesai juga.

Gue belum fotocopy kartu pelajar terus temen-temen gue lagi pada ANEH hari itu jadi gue cuma berduaan sama Aqis nyari tukang fotocopy dan gak tau dimana. Annoying sih mood gue rada berantakan tapi gue inget gue bakal ketemu Kyuhyun gak lama lagi, so gue sabar-sabarin diri. Akhirya gue mutusin buat pulang dulu ke rumah sekalian isi tenaga karena jamin disana gue gabakal nafsu makan.

Akhirnya gue sampe rumah dan jlebnya itu pake acara ujan segala!-_- Cuma beberapa menit sih akhirnya gue shalat zuhur dulu dan bbm kak novi buat ajak bareng._. tapi mama gue bilang daripada gue harus ke cilandak dulu mending gue sendirian aja naik busway. Akhirnya gue nekat naik busway aja. Toh mama udah merestui(?)

Dan gue memulai perjalanan awal gue dari halte busway pancoran....

Di sini gue nunggu sekitar 15 menitan. Rata-rata buswaynya penuh dan gue gatau yang mana yang bakalan lewat ke BNN.-_- Kata mbak petugasnya gue naik ke BNN terus tunggu disana yang ke arah ancol. Dan karena gue bingung yang mana akhirnya gue asal naik aja. Untungnya gue gak nyasar.

Setelah sampe BNN gue nunggu sekitar 10 menitan. Rata-rata buswaynya yang ke arah Grogol membuat gue sedikit merasa tersinggung (eh) akhirnya busway dengan jurusan akhir ancolpun muncul. Pas masuk.......gue sweetdrop. Gue pikir bakalan banyak yang mau nonton konser kayak gue tapi kalo gue perhatiin gak ada tuh yang sepertinya mau nonton konser. Ck! Guepun merasa sendirian.

Sampe halte Mangga Dua gue baru dapet duduk. And you know what? Halte Mangga Dua adalah satu halte sebelum halte Ancol. HAHAHAHAHHAHHAHAfckHAHHAHA:)

Gapapa...gue usap dada dan kembali inget. Mau ketemu Kyuhyun.

Disebelah gue duduklah seorang gadis berkerudung. Dari gayanya dia gak kayak mau nonton konser. Tapi dalem hati kecil gue percaya kakak ini mau nonton konser. Di depan gue juga ada empat kakak yang tampangnya SENGAK! Guesih karena sendirian makanya diem aja. Cish...
Gak lama buswaypun mendarat di halte Ancol dan ternyata orang-orang yang tadinya gue perkirakan bukan orang yang mau nonton konser justru MAU NONTON KONSER SEMUA!!! termasuk kakak2 sengak didepan gue dan kakak berkerudung di samping gue. 

Pas gue keluar busway gue jalan paling duluan dan disana udah ada beberapa orang yang kelihatan lebih niat buat nonton konser. Pas gue nyopotin tas ransel gue buat ngambil dompet salah satu kakak sengak itu ngomong "Eh...liat gak?" temennya jawab. "Liat... Cho Kyuhyun!" dengan nada meremhkan.fvck.

Gue tau. Gue faham. MEREKA LAGI NGOMONGIN TULISAN HANGUL DI KAOS GUE!!
INILAH RESIKONYA SENDIRIAN. GAPUNYA TEMEN BUAT NGEBANTAI ORANG!!

Gue sabar dan gue mempercepat langkah. Gue segera membeli tiket masuk ancol dan masuk kawasan ancol. Kehebohan kembali terjadi karena tiba-tiba ada yang nyolek-nyolek bahu gue secara misterius.

Ternyata pelakunya adalah kakak yang duduk disamping gue barusan! 

Dia senyum "Mau nonton ss5 ya?" gue bales senyum. "Iya, hehehe. Kamu juga?" dia ngangguk mengiyakan. "Di seat apa?" tanya gue sambil jalan disamping dia. "Aku? Aku di Golden...kamu?" *sweetdrop* "Yahh beda...aku di silver" kata gue lesu. Tapi gapapa yang penting dapet temen buat ke MEIS yang gue gatau dimana.

Akhirnya kamipun memutuskan untuk menunggu bus wara-wiri untuk menuju MEIS...tapi tiba-tiba ada dua orang yang nyapa kita dan ngajakin patungan naik taksi ke MEIS. Setelah merayu supir taxinya...dan ga berhasil akhirnya kami hanya perlu membayar 10ribu per orang dan kita ber-4. 

Setelah masuk kawasan MEIS udah banyak deh tuh macem-macem ELF dan biasnya hahahaha. Akhirnya gue nemuin lagi suasana dimana gue ngerasa AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA banget.

Begitu turun tangan gue udah gatel buat beli stuff yang disediain disana. Dan begonya gue belum tuker tiket! Akhirnya kak Ichy (yg tadi kenalan di halte busway) dengan baik hati nemenin gue buat tuket tiket. Dan akhirnya setelah gue megang tiket asli.....kak Ichy yang baik hati akhirnya nemenin gue jalan-jalan dan beli stuff.

Buat tempat, gue akuin MEIS lebih asik dibanding SMtown karena letaknya dipinggir pantai ancol. Akhirnya gue berfoto-foto ria dan sedikit belanja.



Nah........akhirnya gue liat jam dan udah menunjukan pukul setengah 5. Katanya open gate jam 5 jadi gue buru2 masuk antrean dan ngantri-_-

saat mengantri gate.

Gak cuma nunggu gate dibuka selama sejam lebih. Pas udah masuk ternyata gue harus antri lagi buat naik eskalator ke lantai 3-_-. Di lantai 3 ternyata masih harus antre lagi buat masuk ke venuenya dan antriannya lumayan rusuh. Karena gue sendiri gue berhasil nyelip dan kebagian didepan:3



Setelah masuk venue dan dapet tempat duduk, gue kecewa ketika dapet viewnya agak nyamping dan dibelakang. Gimana kalo gue lupa pake kacamata? Sama aja gue ga nonton dong ya?
tampak dari silver.

Tapi luckynya di Day-1 bagian center kosong dan akhirnya bagian silver dipersilahkan duduk di tempat center. Posisinya dibelakang VIP cuyyyy!!!!!!!! :3 kebayang dong untungnya kayak apa? Modal 1,150 dapet fasilitas seharga 1,6 HAHAHAHHA.


tampak dari gold center

disini keliatan kecil tapi aslinya keliatan jelas kok.

banner Marry You project

sapphire blue lightstick yang menerangi malam minggu- 1th June 2013


Pas konser berlangsung gue gabisa jelasin apa yang gue rasain. Meskipun gue rada gaenak badan gara2 kepanasan gue tetep menikmati konser sampai selesai. Gue bangga bisa ngeliat ELF berkumpul jadi lautan biru yang bikin SJ oppars speechless...berkali-kali bilang kalau mereka seneng bisa ketemu kita.

DAN GUE GAK AKAN MELUPAKAN GIMANA KEKONYOLAN MEREKA DIATAS PANGGUNG.
GIMANA GANTENGNYA SEMUA MEMBER SUJU.

GAK AKAN.

Gue akan selalu mengenang senyuman mereka, lambaian tangan mereka, suara mereka, tatapan mata mereka. Sampai kapanpun.

Yahh itulah sedikit jurnal dari my 2nd concert experience.
Tapi my first Super Show concert. Hehehe.

Udah ah tangan gue pegel. 
See ya!





Wednesday, April 3, 2013

Keluarga Kucuy

"Eh cuy...cuy...!"
"Cay cuy cay cuy, emang gue kucuy?!" 

Nah conversation itulah awal mula keluarga abstract kucuy berasal. Jadi, pada suatu hari (entah kapan lupa) si Riski yang duduknya di belakang gue itu emang kalo manggil orang suka maen cay cuy cay, sampai akhirnya Tiur yang duduknya didepan gue nengok dan bilang "Cay cuy cay cuy emang gue kucuy" nah akhirnya Riskipun kita sering panggil dengan nama kucuy.

Awal mulanya sih kita( gue, rini, katarina, aqis, aul, risma, riski, tiur) itu emang suka main bareng karna duduk kita sederatan kebelakang gitu. terus, tiba-tiba karna si Aul sama Aqis namanya sama2 Sakinah dia berdua jadi dipanggil twins. Gue juga gatau gimana caranya tiba-tiba dia berdua jadi anak gue-_- Pokoknya keluarga ini absurd banget deh. Nih ya...

Eyang Buyut (tertua) : Riski Dwi N alias Kucuy.
 Ini orang paling ngocol sedunia. Dia sering banget tawa-tawa gaje. Dia juga korban bully anak-anak sekelas. Hebatnya si kucuy ini gak pernah sakit hati sama kata-kata anak sekelas yang menurut gue amit-amit banget nyakitinnya. Kalau gue jadi dia belum tentu gue masih tahan ada dikelas. Gak cuma di kelas di keluarga kucuypun beliau sering kita bully. Tapi dia itu baiiiiiiik banget sebenernya. Dia pernah nganterin gue pulang malem-malem karna kasian gue gabisa pulang :3  curhat walaupun dia sering bikin gondok tapi sebagai orang tertua sudah seharusnya kita menghormati beliau *sambit pake sendal*

Nenek, menantu kucuy (orang tertua kedua) : Rini Widyanti
Nah kalo ini nenek2 temen sebangku gue. Gue sih ga pernah bilang dia mirip nenek-nenek kalau diliat dari tampang tapi kalo bawel sama nyebelinnya emang kayak nenek-nenek. Dia sering nampolin jidat gue mungkin dia sirik soalnya jidat gue bagus dan indah kayak jidat SNSD Choi Sooyoung :3 *NO BASH!!!* terus ya kalo misalnya berantem dia gamau kalah kayak bocah. Suaranya kayak laki, kadang-kadang suka ceramah terus seneng banget berantem sama Katarina sama Aqis.Duduk sama dia ada seneng sedihnya, walaupun sedihnya lebih dominan *tebar menyan* ya dan sedihnya kakek kita atau suaminya dia itu masa kerjaannya TUKANG PARKIR. EWHHH menjatuhkan harkat dan martabat bangsa! *eh salah* pokoknya merusak citra keluarga. Gue aja malu, masa bokap gue tukang parkir. Ewhhh.... *kabur bareng Kyuhyun* dia punya tiga anak sebut saja mereka anak pertama, anak kedua dan anak ketiga (magnae).

Anak pertama : Katarina Octavia
Dia anak yang paling tua. Kalo ketawa bacotnya parah banget-_- dia sama gue udah kayak pinang dibelah dua. Pernah kita jalan bareng terus orang bilang "kembar ya?" mungkin gue versi putih dia versi hitam._. gue versi cantik dia versi manisnya :3 gue versi baik dia versi jahat baik jugalaaah. Wkwkw peace. Dia itu tadinya gak suka Kpop tapi karna gue(dan suami gue) adalah setan jadi gue menyetani beliau dan ampuh! Dia jadi kpopers bareng gue:3 elf~ jadi kalo ada apa2 ya bareng. galau bareng,ketawa bareng,marah bareng semuanyaaaa bareng. Apalagi masalah ff aduh kita berdua bisa ngobrol ampe mulut berbusa. Pokoknya kakak gue atau unnie gue ini emang paling deket sama gue dan kalo udah maenan laptop liat video ampe lupa waktu-_- kita berdua sering maen pulang malem gara-gara liat video. Ya begitulah. Suaminya dia itu namanya nyunyuk (nama samaran) kalo gue kasih tau yang jelas entar lo pada heboh,pingsan,gantung diri *najis lebay* ya yang jelas suaminya itu yadong(bokep),petakilan,lawak,gaje,genit tapi malu-malu,mirip monyet tapi ganteng, temen ngerusuhnya suami gue-___-.

Anak kedua: Tiur Aristiani
Ini orang paling absurd. Asal lo tau ya dia sering banget yang namanya ngeluarin kata-kata asal jeplak. Kayak "Bau paya" "bau kalajengking" dsb. Pokoknya gajelas dan selalu bikin ngakak. Daerah maenannya poncol. Dia punya anak yang 180' beda banget sama dia dan suaminya. Suaminya itu dibenci sama seluruh anggota keluarga kucuy. Psikopat,jelek,serem ya begitudeh... males jelasinnya.

Anak ketiga (magnae) : Gue!! Mayang Aeni:3
gue...........................silahkan isi sendiri. Pokoknya gue mirip Sooyoung! WAKAKKA *tebar bedak* gue suka ga nyambung suka gajelas suka nulis dan suka Kyuhyun:3 eh cintadeeh... gue suka banget baca fanfiction yang castnya kyuyoung. mereka udah kayak makanan wajib gue. gue juga suka nulis ff. gue suka nonton dan ngumpulin video kebodohan2 member sj,snsd,shinee,exo pokoknya SMartis. Gue SMstan (yg ga ngerti silahkan cari di google) suami gue namanya nyuhyun. Gue punya dua anak(sebenernya kembar) anak gue itu perpaduan gagal gue dan suami gue. dua2nya koslet tapi untungnya dua2nya juga pinter kayak gue bokapnya.

Cucu pertama (anak Tiur) : Risma S
Dia alim,polos,lugu dan susah diajak bohong! Saran gue kalo mau bohongin orang jangan ngajak Risma soalnya dia bakal dengan polosnya ngebongkar kebohongan itu. Dia sering pelanga pelongo padahal aslinya pinter gue ga ngerti kenapa mungkin tekanan batin punya bokap psikopat jelek(suaminya tiur) *no bash~*
gue gatau suaminya greyson atau zayn suka-suka dia deh wkwkwk....

Cucu kedua&ketiga Twin idiot. (anak gue) : Sakinah Bilqis dan Sakinah Aulia
Kalo di absen biasanya Sakinah A dan Sakinah B. Dia berdua sama-sama koslet. Yang satu gaje,pecicilan yang satu lagi lemot dan kalo ketawa bahagia banget. Stress punya anak kayak mereka tapi asik juga. Dia berdua seneng banget yang namanya ngincer kakak kelas! Berkali-kali broken heart tak membuat mereka jera juga untuk mengagumi kakak-kakak kelas kece. Stalker abadi! Kalau Aul lemot tapi pinter kalo Aqis...petakilan,autis tapi juga pinter dan gak ada dia gak rame!! suaranya kayak suara nyingnying dan kalo udah berdua sama aul.....siap-siap dia berbagi sinyal. dan yang terpenting mereka cantik kayak gue! HAHAHAHAHHA *cipok nyuhnyun*

(jika ada yang bertanya anaknya katarina dan nyuhyuk mereka belum punya anak. sekian)

Inilah sepenggal kisah aneh keluarga kucuy. Jika ada yang tidak suka salahkan saja keyboard dan layarnya.... *gak mau disalahin*


Ini foto keluarga kucuy posisi kiri ke kanan
Risma, Aqis,Aul,Kucuy(yg dibelakang),Tiur, Rini(yang kacamata),Katarina, Gue aka Mayang (yang jongkok)

Ohiya ini muka pada absurd soalnya emang lagi gaya absurd ya aslinya kita cantik-cantik kok *kibas rambut*

Oke sekian dulu,byeeeeeeee

Friday, March 22, 2013

new or new

BARU.

Rambut gue baru? Yap. Tapi gacuma rambut sih sebenernya.

Udah beberapa hari ini (selama liburan us kelas 12) gue ikutan kerja disalon nyokap. Kenapa gak daridulu sih gue ikutan kerja disana? Secara selama seminggu itu gue bahkan udah dapet duit lumayanlah... Ya ini emangsih gue lakuin bukan pure karna pengen bantuin nyokap._. yaa gue lagi nabung untuk beberapa hal yang gue obsesiin. Semoga pada waktunya gue bisa beli itu dengan uang hasil kerja (bisa dibilang magang) disalon nyokap sendiri.

Gak cuma itu, rambut panjang gue sekarang telah terpotong cukup pendek. Pas banget sebahu-_- Pas liat hasilnya gue frustasi, kejang-kejang, mules, sedih dan semua itu hanya kelebay-an gue semata. Gue berkali-kali mandang kaca liat rambut gue dari berbagai macam view hasilnya sama! YAIYALAH ORANG POTONG RATA.

Gue nyesel. Sedikit. Nyokap udah wanti-wanti padahal "Nyesel gak nanggung" dan gue tetep aja ngotot.
Yaudahlah ya...lama-lama it's suit me better malah.

Apalagi yang baru? Oh! Minus mata gue baru. Kiri kanan nambah 1. Jadi sekarang kiri 1,75 satulagi 1,5. Thanks for my laptop screen, tv screen, comic, novel, bb screen kalian berhasil membuat mata saya semakin runyam. Kacamata sebenernya gue pake cuma buat pelajaran pak adi(mtk) sama bu ratna(akutansi) soalnya mereka berdua tulisannya kecil-kecil.

gue kenapa curhat gaje sih?eh bododeh inikan blog gue. -_-

new hairstyle. WDYT??

Friday, December 21, 2012

Curhat!

Oke sekarang hari ibu ya? AAAAA Happy Mothers Day for my Mom!!!! Selain itu Happy Birthday juga buat my beloved Dad!!!!!!! I MISS YOUUUUU <3 (padahal lagi dirumah)

Oke yang diatas random banget. Eh bodolah namanya juga curhat.

Ih hari ini tuh gue abis test oral di LIA dan itu ASDFGHJKLMNBVCXZ banget. Gue ga ngerti tadi di tempat testnya gue ngomong apaan aja! Yang pasti itu GAGAP GAJELAS. Gue emang ga begobego banget bahasa inggris. Cuma tadi tekanan dari pengawasnya HOROR BANGET NYING. Padahal kalo sama Miss Elizabeth gue bisa tuh ngomong bahasa inggris lancar2 aja... ah gataudeh ya beraa nilai oral gue. Written juga gue gayakin. Kalo gue ganaik level gue berenti dong? ah sayang banget tp gue udah pewe sama anak2 room 316:')

sekian curhatan gue emang random dan gajelas banget.
bye!

Saturday, December 15, 2012

Goodbye Beliebers and sorry Justin

Hmm gue kadang suka ketawa, dulu gue sering banget ngeledekin atau bahkan ngatain orang-orang yang berhenti jadi beliebers karna artislain. Sekarang siapa yang ngatain siapa? Karna gue rasa gue harus ngatain diri gue sendiri. Gue berhenti jadi beliebers karna artis lain.

Gue gamau munafik kalo emang gue berhenti jadi beliebers karna kpop. Tapi gue juga berhenti bukan cuma karna alasan itu aja, banyak banget alasan kenapa gue berhenti jadi beliebers... Justin semakin ganteng gue tau, cuma gatau kenapa tiap gue liat dia................gak ada yang bisa bikin kupu-kupu diperut gue terbang lagi. Gue masih masang posternya di samping tempat tidur gue... tapi lama-lama poster itu cuma kayak jadi tempelan, yang kalo gue liat oh yaudah...sampe akhirnya i decide to take it away. Gue simpen. Mungkin menjadi one of Justin's fans adalah masa-masa terbaik gue. Thanks banget buat Justin udah menjadi inspirasi gue,penghibur gue dan mimpi gue. Sorry if I can't stay.... kehilangan gue gaakan membuat lo kehilangan apa yang lo punya, karna masih banyak beliebers2 setia yang akan selalu ada untuk lo....... gue masih kok tetep suka sama Justin...cuma itu sekedar suka musik-musiknya aja. 

Beliebers adalah salah satu keluarga terbaik yang pernah gue miliki, meskipun kita gak pernah bertemu satu sama lain tapi kita udah bisa akrab kayak keluarga beneran............maaf ya beliebers...

Justin..........thanks for makin my teen life full of memories and emotion....
you tell me something that I don't ever feel...
Loving someone who never know who I am...
Loving someone who I never meet
Loving someone who only know me as his fans but without know personally

Thanks for give me chance to love you,and now...
I leave... 
Bye......


Wednesday, December 12, 2012

All links Jazmine Story full season and part


Season 1 #Jazminestory
(all parts 1-26 end)
http://tmi.me/t8qOj

Season 2 #jstory

part 1. http://tl.gd/djtkik
part 2. http://tl.gd/dkmrmc
3.http://tl.gd/doa1hd
4.http://tl.gd/dovanh
5.http://t.co/cVLZMI16
6. http://tl.gd/dthilq
7.http://tl.gd/e11qfi
8.http://tl.gd/e1ips6
9.http://t.co/IxNWFQwF
10.http://t.co/xfb3F90x
11.http://tl.gd/ed92ih
12. http://tl.gd/eh15ur
13.http://tl.gd/ep0lgh
14.http://tl.gd/epkcck
16.http://tl.gd/eu3mb6
17. http://tl.gd/euvd4n
18 http://tl.gd/evks3e
19.http://tl.gd/f10lk5
20.http://tl.gd/f2qc1h
21.http://tl.gd/f3j3d5
22.http://tl.gd/f4agq9
23.http://tl.gd/f5ihhk
24.http://tl.gd/f649ss
BONUS PART http://tl.gd/f7cn39

season 3 #anotherlove

http://tl.gd/g4artb
http://tl.gd/gjq7k5
http://tl.gd/h7fatg
http://tl.gd/hbif7u
http://tl.gd/hh4haq
http://tl.gd/hos5mt
http://tl.gd/i3d0ol
http://tmblr.co/Z-JbKxOtM3Pf
http://tl.gd/iar63b
http://tmblr.co/Z-JbKxQFWc-4
http://tl.gd/ilkq3m
http://tl.gd/it2fhj

Saturday, October 6, 2012

Tahun lalu...

Bulan Oktober lalu................biasanya setiap pagi gue disambut dengan babe di gerbang, pas masuk gerbang gue harus jalan cukup jauh buat sampe ke koridor kelas. Abis itu belok di tangga pertama lirik ke kaca sebentar buat liat rambut yang abis kena angin di motor terus naik sampe lantai 3. Biasanya beberapa anak-anak gaul GTK udah pada mejeng begitu gue sampe lantai tiga. Terus gue belok kiri jalan ngelewatin kelas 9G dan pas didepan pintu 9H gue belok kanan. Kelas gue! 9D! biasanya di balkon udah ada Weni sama Itsna... mereka emang kalo dateng pagi. Apalagi Weni yang rajinnya kebangetan.

Gue masuk dan disambut dengan pemandangan meja yang dijadiin dua bagian. Bagian kiri sama kanan. Setiap baris diisi 4 kursi. Gue di bagian kanan baris ke 2 dari belakang dan gue duduk di pojok tembok. Didepan gue ada Maman dan belakang gue ada Tias :')). Erza,Icha,Weni itu temen sebangku gue. Dibarisan belakang gue ada Tias,Iffah,Itsna,Nadila :") didepan gue diisi oleh gengan orang yang bikin gue gondok plus ngakak! Adit,Algor,Slamet,Maman,  didepan mereka ada Adi,Bejo,Nopal pesek sama Hafiz. Itulah anak-anak yang duduk di bagian kanan. Kita lebih kalem daripada anak-anak bagian kiri, tapi kita juga gaberarti ga berisik dan gila. Cuma ga dominan aja....

Di bagian kiri barisan paling depan ada Sita,Bella,Dhea,Umi. Dibelakangnya ada Anggi,Ali,Ical. Dibelakangnya lagi ada Ilham,Ipang,Haryo,Nopalmancung. Belakangnya lagi satu-satunya barisan cewek di sebelah kiri. Dea,Anca,Putri,Mita...terus paling belakang...ada Santo,Fakhrul,Atto,Salu.

Sumpah suasana ini gue kangen banget! Apalagi kalo pak Narto, Bu Nyapi sama Pak Mukhtar udah masuk dan ngajar. DEMI APAPUN kelas bakalan jadi rame sama cak-cakan. Siapapun korbannya kita cuma bisa pasrah dan ngakak atau ikutan ngecakin orang. Dan yang kayak gini ga gue temuin di sekolah gue yang sekarang.

Yang kayak gini gabakal keulang lagi. Gue nyesel gue nyia-nyiain waktu gue bareng kalian dulu di awal-awal dengan benci satu sama lain :( 





Guys semoga kalian bisa mencapai tujuan kalian semua ya, semoga kalian sukses di sekolah kalian sekarang, don't you ever forget our crazy class, our funny and sad memory, don't you forget our name REDALTRON

From your friends,
Mayang Aeni 


Random thought

Selamat pagi semua!!!!!

Hari ini hari minggu, fiuuuh rada gaseneng soalnya kalo sekarang minggu berarti besok senin tapi yaudahlah ya namanya kehidupan ya harus di jalani aja. Besok ga terlalu ngeselin kok, soalnya cuma ada pelajaran K3LH,Kewirausahaan,MTK,Bahasa Inggris. Cuma sedikit dan guru-gurunya ga begitu rese.

Hmm ngomong-ngomong sekolah gue udah mulai nyaman sama sekolahan gue. Walaupun kenangan SMP itu masih nempel banget di kepala gue :( . Huffft yaudahlah ya. hohoho ngomong-ngomong kemaren gue sukses loh di tempat les... pas gue cerita hobby gue nulis guru les gue bilang gue disuruh mulai menjual karya gue buat hal positif. Iyasih emang selama ini gue cuma menshare aja imaginasi gue dalam bentuk tulisan, cuma gue belum ada keinginan buat menjual itu. Diliat dari cara nulis dan alur aja gue masih nol banget.

Tapi ada satu situs yang membuka pikiran gue dan menggugah hati gue buat menjual karya gue ke situ. Yah lumayan lah kalo cerita gue bisa di terbitin. Gue mau mencoba bikin novel, keahlian guesih sebenernya di bidang 'fanfict' tapi gue mau mencoba siapa tau gue juga bisa bikin novel. hehe.

Duh pagi-pagi udah spamming aja gaje begini. Yaudahlah sekian dari saya, anyeong!!

Saturday, September 22, 2012

My experience

SMtown in JAKARTA


Gue mau ceritain my BEST experience in my 15th whole life! LOL. just kidd. Sampe saat ini malam Minggu terindah gue itu jatuh pada tanggal 22 September 2012. Why? it's because I can see KYUHYUN IN FRONT OF MY EYES! LIVE! NOT JUST HIM! I CAN SEE ANOTHER SJ MEMBER TOO!!!!!!!!


Bayangin yang selama ini Kyuhyun cuma bisa gue liat dari layar tv dan laptop gue aja sekarang bener-bener nyanyi,joget,senyum,lambai2 di depan mata gue. Gue mau nangis tapi gue terlalu bahagia dan focus ngeliatin dia jadi gaada waktu buat nangis. Shit. Semalem emang bukan konser khusus suju dan semalem gue bisa liat Sooyoung langsung! anjir gila cantik badai bgtttt.

Emang ngeri kalo ngeliat perjuangan gue buat masuk kedalem GBKnya aja itu harus antre kurang lebih satu jam, terus pas udah masuk kedalem arena GBK harus antre lagi buat masuk section gate. Gue antri lumayan rada belakang terus temen gue mau beli pernak-pernik SMtown dulu yaudah gue duduk sendirian di kerumunan orang-orang lain, tiba-tiba barisan festival pada diri terus maju-maju gitu, refleks yang tribune ikutan diri ternyata cuma php akhirnya gue duduk lagi. Gue duduk terus beberapa orang depan gue pada ngibrit kedepan, yaudah gue refleks diri takut keinjek yang belakang. Eh gue malah kebawa orang-orang jadi didepan gatenya,kira-kira barisan ke 20anlah...lumayan deket nah ada yang bilang pintunya udah mau dibuka gue panik soalnya temen gue belom balik. Ternyata gue diphpin lagi dan pintu dibuka katanya jam 3. Itu gue diri disitu sekitar setengah 1an. Gue dijepit puluhan orang terus gue udah dehidrasi kekurangan oksigen dan kelaperan! sedih banget nasib gue Gue akhirnya nelpon temen gue buat beliin minum. Gak lama temen gue dateng sekitar jam setengah 3. Dia bawa minum dan dalam sekejap ludes sama gue. Masihj rasa aus akhirnya ada tukang pocari lewat gue langsung beli. Udah ngerasa seger lagi gue mulai antri dengan tampang bahagia lagi. Ngeliat jam udah jam 3 belom ada tanda pintu mau dibuka, orang-orang dibelakang udah main dorong-dorongan terus disamping gue pada ngomel-ngomel sama staffnya buat dibukain pintu, ada dua orang pingsan tapi pintu belum juga dibuka, sampe kira-kira jam 4 semua orang rusuh teriak yell yell "BUKA  BUKA BUKA BUKA" gue cuma bisa ikutan doang karna kaki udah gabisa diajak kompromi. Ga lama staff mulai manjat pinggiran tulisan gate TRIBUNE 2B pake toak dia bilang "Buka tasnya biar cepet, jangan dorong2 didepan tajem" dan langsung di sorakin orang-orang. wkwk. Gue di jepitt mbak-mbak yang nyelak. Akhirnya gue kejepit pager sebentar terus gue ngelos dan tas gue diperiksa, kiri kanan gue bvanyak makanan numpuk,dari roti sampe macem macem ciki dan minuman. Selesai verifikasi tiket gue kabur kedalem lari tapi gue nungguin dulu temen gue dan pas dia udah masuk kita langsung masuk gate dan nyari kursi. Pertama kali gue liat stage gue langsung merinding. Padahal konsernya masih lama.



Di dalem tempat konser gaboleh bawa makanan dan minuman, gue terlanjur aus akhirnya gue dan temen gue inisiatif keluar mau beli minuman, gabisa keluar akhirnya staffnya ngasih gue minuman jeruk gitu terus karna seret gue minta air putih tapi gaada jadi gue dan temen gue inisiatif ngambil minuman yang dibuang karna gaboleh dibawa masuk-_-v masih di segel ini wkwkwkw. Terus kita balik ke dalem foto-foto sambil dengerin lagu-lagu SM yang diputer. Ditambah iklan pocari sweet yang happy rotation dan itu pada sorak-sora gitu,wkwkwk.

Pas jam 6,arena konser udah penuh dan rame plus warna-warni akibat lightstick. Merah,Biru,Pink,Hijau,Kuning macem-macem deh. Sekitaran gue isinya banyakan elf. Tapi yang lain juga banyak. Gue sama seluruh penonton teriak-teriak gaje kadang INDONESIA kadang SMtown kadang MULAI MULAI pokoknya making noise banget. Gak kerasa jam udah setengah 7 malem jreng. lampu panggung mati semua histeris. terus semua lampu akhirnya bener-bener mati dan gue langsung jerit. Kita semua ngacung-ngacungin lightstick tiba-tiba muncul deh tuh F(x) nyanyi hot summer. Suer semua diri langsung terus nyanyi ampe urat putus hampir putus. Ga perlu nunggu lama salah satu bias gue... Key keluar bareng Amber sama Kris nyanyi G6 semua bener-bener joget lompat-lompat. Gue jerit-jerit KEY KEY KEY. -_-. Lagu ke 4! Lagu yang gue TUNGGUTUNGGU. Kyuhyun muncul di samping panggung deket sama gate tribune tempat gue duduk. Dia naik ke kereta-keretaan buat ke main stage. Dan selama di kereta dia dadah-dadah. Tenggorokan gue langsung sakit soalnya gue jejeritan kayak orang gila. SUMPAH mukanya itu kayak boneka. GUANTENG bgt! apalagi suaranya!!! BAGUS bgt! terus sedikit nyesek karna ada cewek dan dia itu SPARKYU yang diajak ke stage buat jadi lucky fans! dipeluk Kyuhyun sama Changmin lagi shit bgt. Gue jerit "ANDWEEEEEE" kenceng bgt.

Pas lagi nyanyi dancing out,Kyu paling seneng diri di stage yang deket fest c,trib 2b,trib 1b. SUER deh itu disitu dia nengok gitu kearah trib 2b dan dia dadah-dadah. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA gue histeris tiap dia kesorot di screen dan pas dia noleh buat dadahdadah itu rasanya gue cuma mimpi doang.

Konser jalan terus nonstop sampe jam setengah 11. Selesai konser semua orang pulang dengan wajah bahagia. Gue diem dulu di dalem nunggu biar ga desekdesekan dan alhasil gue jadi mungut balon -_- lumayan wkwkwk.

Kaki gue memar gara-gara kejeduk kursi tapi ga gue pikirin, gue terlanjur seneng!!!! yaAllah makasih banget engkau memberiku kesempatan bertemu Kyuhyun. Ini semua kayak mimpi banget. Meski 4 jam itu masih kurang tapi gue puas. Gue bisa liat Kyuhyun dan denger dia secara LIVE.

Kyuhyun at SMtown JKT
SARANGHAEO URI MAGNAEEEEE :*

Monday, September 17, 2012

Masihkah saya sebagai belieber?

Gue gak tau gue masih bisa dibilang belieber sejati atau enggak. I do love Justin and will forever do. But... sometimes there's time when I don't care about him... Like what he have done with Selena... I don't care.

Dulu gue gabisa yang namanya ga ngikutin tentang dia meskipun cuma sehari. Gue bakal rela-relain beli pulsa untuk sekedar cari tau tentang perkembangan terbarunya di twitter, atau bahkan cuma buat mention dia beberapa kata. It such a really moment I miss the most. 

I miss feel those feelings! But truthfully... I don't feel it anymore now. I feel I'm not 'too' interesting about him for now. Sorry............ just sorry. I really sorry to you Justin. But what I want to say is...


 no matter what my feelings that turned to you, my love for you is still big as first time I love you... is still big till whenever. I can't and NEVER try to forget you, it's just because I can't always focusing to you, cause I've my own life too. 



I AM A STUDENT OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL

I never thought that I would be school at VHS. But my mom told me something that I have to understand.
So, I follow her desire. I start to searching which vhs I would like to go. And I got two vhs that I think not bad at all. first I choose a pastry department but my aunty didn' agreed. She said that my math is too pity if didn't used. Then I move to my second choose. It was a tourism department.... but my mom said it was too far from here and she told me about office administration department. I don't know if it was a department like that , because I don't interesting about that. But nowhere. I'm at accounting department. I stuck here. The department that full of concentration , integrity , and well a nerds student (no bash). Here, I am completely being such a different person.

Even though that I felt a lil bit regret, I'm feel proud cause I can give in to my selfishness, I prefer what my mother chose instead to follow my choice that still unstable. Once again I felt proud to be one of students in VOCATIONAL HIGH SCHOOL!!! :-)))

Tuesday, August 28, 2012

Malaikatku Tak Bersayap [fiction story]


Malaikatku Tak Bersayap

 1 Februari 2012
Kata orang hidupku sempurna...punya segalanya. Orang tua yang berada dan menyayangiku, punya wajah cantik , disukai banyak lawan jenis , punya otak cerdas , tapi itu... kata mereka.

“Tinara... cepetan nanti telat” Aku merapikan kerutan di rok yang ku kenakan lalu sekali lagi memperhatikan kaca lalu meraih notes kecil yang baru saja aku tulis dan mendekapnya di dada, notes itu akan aku isi dan bawa kemanapun.

Setelah kejadian itu semuanya berubah.

“I’m coming” jawabku sambil berlari menyusuri anak tangga, Mamaku menunggu dibawah dengan penuh senyum tapi jelas kerut wajahnya menceritakan bagaimana ia memikirkan aku dan segala tentangku terlalu banyak. Di ujung anak tangga aku kehilangan keseimbangan tapi dengan cepat aku berdiri tegak lagi. Wajah mama berubah drastis, ia mendekatiku khawatir.

“Pake kesandung segala...Aku gapapa ma” jelas sekali ia khawatir, tapi aku baik-baik saja.

Mereka tidak tau kalau aku adalah gadis yang lemah, menyusahkan , aku bukanlah apa-apa setelah hari itu. Aku hanyalah sebagian orang-orang tak berguna. Sampai hari ke empat aku dirawat, aku hanyalah sampah.

“kamu yakin mau ngambil mata kuliah itu? Apa gak takut keberatan nantinya?” aku menatap mama dengan yakin memberi tahunya kalau pilihanku sudah mantap.

“Mama sih ga ngelarang, tapi mama takut kamu gabisa ngi...”

“I’m okay, just trust me Ma” dia tersenyum lembut mengalah kepada anaknya yang keras kepala ini. Aku menyandang tasku yang berisi berkas-berkas pendaftaran kuliah. Mama mengantarku sampai mobil lalu mengecup pipiku hangat.

“Hati-hati ya Nara...” kujawab dengan senyum dan iapun mengerti kalau itu berarti ya. Handphoneku berdering bising, aku meraba isi tasku dan meraih benda kecil yang bergetar itu tanpa melihat siapa yang memanggil, karna aku tau siapa dia.

“Lo dimana sih ra?” serbunya dan aku hanya bisa menjauhkan handphone itu dari telingaku lalu tertawa.

“Biasa aja lagi. Gue... baru on the way belum masuk tol”
“Gila lo, masih jauh banget! Cepetan deh gue bete sendirian.”
“Iya bawel”

Aku melewati jalanan itu lagi hari ini... jalanan yang 2 tahun lalu menyebabkan aku harus masuk rumah sakit. Tapi tempat itu bukanlah lagi tempat menyeramkan, semenjak kedatangannya.

Back to , November 2010
“PERGIIIIII GUE BILANG PERGI!!!!” Aku membanting apa yang bisa kuraih dengan tanganku. Nafasku naik turun tak teratur, sprei biru yang menjadi alas kasurku ini sudah tak berbentuk lagi. Perawat yang memegang nampan itu mundur ketakutan, berusaha menenangkanku tapi tidak bisa, aku terlalu labil.

“Tapi Tinara harus makan... katanya mau cepet...”

“APA? CEPET SEMBUH? GAK! GUE GAAKAN SEMBUH HANYA KARNA MAKAN DAN MINUM OBAT! GUE GABISA DISEMBUHIN DENGAN CARA ITU” Aku tau teriakanku mengganggu penghuni rumah sakit yang lain tapi aku tak perduli, emosiku benar-benar labil semenjak kecelakaan yang menimpaku empat hari yang lalu. Aku benci berada disini! Aku benci pada mobil sialan yang menyebabkan aku menabrak pembatas jalan, aku benci Tuhan karena membiarkan ini semua terjadi dan aku membenciNya karna dia membuat duniaku gelap.

“BERISIK! LO PIKIR CUMA LO DOANG YANG PUNYA MASALAH DI DUNIA INI? SUARA LO GANGGU TAU GAK? KALO MAU TERIAK SANA DILAPANGAN SEKALIAN” suara itu muncul dari arah kananku, setauku aku dirawat di kamar kelas VIP yang berarti hanya ada satu orang dirawat dikamar ini, siapa dia?

“LO SIAPA?” teriakku tak kalah keras. Tiba-tiba aku merasakan ada yang menyibak gorden hijau yang ada disisi tempat tidur, langkah kaki terdengar pertanda orang itu mendekat.

“Gue? Gue malaikat yang kebetulan lewat terus keganggu karna suara teriakan lo itu” Lucu sekali orang ini ingin membodohiku.

“Gue tau gue buta, tapi gue ga sebego yang lo kira”

“Gue emang malaikat, malaikat yang diutus Tuhan buat mencabut nyawa... tapi tugas gue terganggu karna gue denger lo teriak tadi” katanya dan suaranya semakin dekat. Aku penasaran dia itu orang macam apa... bisa-bisanya dijaman seperti ini menganggap dirinya sendiri malaikat, gila.

Ku kira omongannya hanyalah lelucon, tapi aku salah tentangnya...

“Ohya? Kalo gitu kenapa ga sekalian lo nyabut nyawa gue sekarang? Daripada gue nyusahin orang-orang di dunia.” Aku dengar dia melangkah lagi semakin dekat dan sepertinya dia duduk di tepi tempat tidurku dekat kakiku.

“Jadi lo yakin kalo lo mati lo pikir ga bakal nyusahin orang lagi?” tanyanya membuatku mengernyit lalu mengangguk.

“Iyalah, kalo gue idup gue gabisa ini itu, jadi gaada guna. Gue butuh orang lain dan itu Cuma nyusahin”

“Apa lo pikir lo bakal gali kubur sendiri? Terus ngubur diri lo sendiri? Terus berdoa buat diri sendiri, gitu?” tanyanya dan membuatku diam. Lalu aku dengan suara meja lipat yang dibuka dan nampan diletakkan diatasnya.

“Lo harus belajar bersyukur dari sekarang ya Non Tinara Wibowo.” Tiba-tiba sesuatu menyentuh bibirku yang kuyakini adalah sendok. Aku memundurkan kepala menolak sendok itu dan dia menjauhkannya.

“Gue bakal ngambil nyawa lo kalo udah waktunya, sekarang lo HARUS sabar dan bertahan, paling enggak buat orang tua dan diri lo sendiri. Ngerti?” aku tak menjawabnya lalu dia menghela nafasnya. Dan tiba-tiba aku meresponnya dengan memajukan wajahku dan membuka mulutku, dia dengan cepat memasukkan sesendok makanan ke dalam mulutku.

“alasan lo ga masuk akal” jawabku ketus.

“Ga semua yang di dunia itu masuk akal. Udah deh... mimpi lo gaakan terhenti Cuma karna lo gabisa ngeliat. Masih ada jalan lain untuk ngebuat lo bisa ngeliat lagi dan menggapai mimpi lo”

“Ga, gue buta dan itu berarti gue ga berguna”

“Jadi kalo lo gak buta lo merasa bakal BERGUNA?” hening. Aku lagi-lagi terdiam karna ucapannya.

“Orang buta juga masih bisa beraktifitas kayak orang normal”

“Sok tau!”
“Taulah, guekan malaikat.” Dia menyuapiku lagi dan aku tau kalau dia tertawa. Aku memegang punggungnya dan dia cukup terkejut.

“Lo ga bersayap jadi lo BUKAN malaikat”

“Baweeeel”
---
Sebulan sudah aku disini setelah kejadian pertemuanku dengan malaikat itu... dan malaikat itu bernama Justin. Aku cukup senang dengan kehadirannya, aku kira dia disini karna ada sanak keluarganya yang dirawat namun aku baru tau kalau dialah yang dirawat disini. Katanya dia terkena flek di paru-parunya karna keseringan menghisap asap kotor ketika naik motor.

“Nona Tinara... bagaimana keadaannya? Membaik?” tanyanya sambil menghampiriku yang sedang mendengarkan lagu.

Senyum yang lenyap perlahan kembali datang, emosi yang meledak berubah menjadi kesenangan yang tak tergambarkan, dan kegelapanku perlahan-lahan berubah kembali terang.
“Mau makan di taman?” tanyanya dan tentu saja aku mengangguk setuju. Dia selalu menghampiriku setiap hari, kamar rawat kami bersebelahan dan entah kenapa aku tak lagi membenci Tuhan dan takdirnya.

Sejak Justin ada... perlahan aku berani mencoba aktif kembali. Dari hal kecil seperti mengambil gelas di meja dan bahkan berjalan ke toilet sendiri. Namun jika ada dia aku hanya ingin dia menuntunku atau mendorongku di kursi roda, apapun itu asal bisa dekat dan mendengar suaranya rasanya ada satu energi yang bertambah setiap harinya. Kegelapanku tak segelap dulu meskipun aku tau kalau aku akan buta selamanya jika dia tetap ada disisiku itu cukup, keberadaannya cukup untuk menjadi lenteraku.

“Dari dulu lo ga pernah cerita tentang cinta-cintaan, bosen nih ngomongin tentang mimpi mulu” kataku setelah selesai memakan makan siang kami. Dia menarik rambutku lumayan kencang.

“Aduh kok dijambak?”

“Bosen? Eh justru karna mimpi dunia ini ga ngebosenin lagi.” Katanya dan aku tertawa.

“Oh ya? Kalo gitu lo Cuma mimpi doang dong?” kataku bercanda tiba-tiba dia merangkulkan tangannya di bahuku dan sontak membuat aliran darahku mengalir deras.

“Iya gue soalnya bikin lo ga bosen lagi ya?” pukulan ringan melayang dan menghantam kepalanya, dia meringis dan kamipun tertawa namun tawa itu reda ketika tanganku yang masih menempel dikepalanya di raih jemarinya, ia menuntun tanganku turun ke pipinya. Aku mengangkat tanganku yang satu lagi dan memegang kedua pipinya, ku elus perlahan dan aku rasakan matanya menatapiku. AH... andai saja mata ini bisa melihat bola matanya...

“Lo mancung...” tanganku menyentuh hidungnya
“Alis lo tebel...” tambahku lagi seraya mengelus lembut alisnya
“Lo...” aku berfikir kalimat apa yang cocok untuk mendeskripsikannya, perasaanku sangat menggebu-gebu ingin melihatnya... menatapnya. Sayang aku tak bisa.
“ganteng” sambungnya dan membuat otakku refleks memerintahkan tanganku untuk menjitaknya.

“ADUUH... heh tau gak sih jitak malaikat itu perbuatan dilarang” katanya dan membuat hidungku mengkerut tertawa geli.

“Lo itu bukan malaikat... kita main realistis aja deh sekarang, lama-lama kita bisa gila” dia menjawil hidungku membuat aku mundur beberapa centi.

“Kadang yang realistis itu ga keliatan dan semu... dan kadang yang Cuma fantasi itu beneran ada”

“iya tuan Justin, just as you say... it’s up to you”

Aku tak melihat kalau terkadang malaikat itu datang tanpa sayap dan cahayanya, aku tak melihat kalau tak selamanya malaikat itu bersayap, seperti malaikatku... dia hanya manusia biasa yang membuat hidupku berbeda.
---
Malam itu malam yang dingin, dan malam itu sudah 3 bulan aku berada disini dan mengenal Justin. Aku tengah duduk di kamarku menunggu Justin yang biasanya akan datang dengan seenaknya ke kamarku dan membawaku ke taman rumah sakit untuk bercerita. Tapi malam itu dia tak datang, seberapa lamapun aku menunggu dia tetap tak datang hingga aku tertidur dan pagipun datang. Haripun terlewati begitu cepat dan Justin tetap belum datang hingga malam itu tepatnya malam ulang tahunku aku mendengar Mama menangis setelah dokter memanggilnya, setauku dokter bilang kalau tak ada donor mata untukku dalam waktu dekat ini, aku boleh di pulangankan dan menunggu di rumah tapi aku tau kalau itu berarti memang tak akan ada donor mata untukku dan itu membuatku seperti di timpa berton-ton batu, aku menangis. Harapanku untuk hidup normal sepertinya tinggal harapan, kesempatanku untuk melihat Justin meskipun hanya sekalipun hanyalah mimpi belaka. Tuhan kenapa kau menempatkan aku di point ini lagi? Justinpun tak tampak hingga jam menunjukan pukul sebelas empat puluh, aku pernah berharap kalau dia akan ada di sampingku menghitung mundur detik menuju usiaku. Aku ingin bertambah usia di sisinya, tapi dia tak tampak. Dia padahal berjanji ingin memberikanku hadiah spesial, namun sampai saat ini... dua hari setelah ulang tahunku dia tak datang meski hanya untuk mengucapkan selamat.

“Suster Nindy...” panggilku ketika suster yang biasa membawaku makanan dan menyuapiku selama Justin tak ada itu selesai menyuapiku.

“iya Tinara... kenapa?” tanyanya halus. Aku malu namun aku sungguh penasaran.

“Justin...”

“Oh pasien kamar sebelah yang ganteng itu?” hening. Aku hanya terdiam dan dia tertawa kikuk.

“ehehehe maksudnya... gak tau saya... sayakan ga kebagian ngurusin dia jadi saya gak tau. Maaf ya...” aku mengangguk lemah lalu membiarkannya keluar. Aku benci Justin.

Sebenarnya aku tak akan bisa membenci manusia itu...

Malam itu aku meminta Suster Nindy mengantarku ke taman meskipun dia menolak pertamanya tapi keras kepalaku berhasil mengalahkannya. Dan aku tidak menyangka kalau aku akan bertemu Justin disana. Aku mengenalinya dari harum tubuhnya. Dia tak berbicara sampai aku memulai pembicaraan.

“Lo kemana aja?” tanyaku datar. Dia tak bergeming dan aku mengulang lagi pertanyaan.

“Lo kemana aja, Justin Bagas Nugraha?”

“Ga kemana-mana” jawabnya singkat dan dingin. Aku rasakan hatiku ngilu, sakit mendnegarnya berbeda seperti itu.

“Oh gitu. Lo ga ngabarin gue selama berhari-hari, bahkan di hari spesial guepun lo gaada. Kenapa? Lo bosen nemenin orang buta kaya gue hah?” lagi-lagi emosiku labil. Mungkin ini karna kabar mengenai donor mata yang membuatku hopeless dan desperate.

“Gue.............”

“Udahlah tin... gue emang seharusnya gak terlalu banyak berharap sejak awal. Gue harusnya sadar kalau Tuhan itu emang ngerencanain sesuatu yang buat gue terus-terusan ada di lowest point. Dan dengan adanya lo... gue semakin terpuruk,”

“Gue ga kenal sama Tinara yang membenci Tuhannya sendiri... Gue udah pernah bilang sama lo kalau bukan Cuma lo yang ngalamin masalah. Masih banyak diluar sana yang lebih menderita daripada lo! Harusnya lo itu bersyukur Tuhan masih memberikan kesempatan lo buat senyum walaupun Tuhan lagi menguji lo. Orang di luar sana banyak yang gatau gimana rasanya bahagia. Cuma satu yang ngebuat dia bahagia, Tuhan masih ngizinin dia menghirup nafas.” Aku merasakan air mata mengalir perlahan tapi dengan cepat aku melapnya. Aku tidak lemah.

“LO GA AKAN PERNAH NGERTI GIMANA RASANYA JADI GUE! KARNA LO GA NGALAMIN INI” aku memutar kursi rodaku berbalik untuk masuk ke dalam tapi aku dengan suara Justin yang pelan namun tajam.

“Oh ya? Kalau lo jadi gue... mungkin lo gaakan pengen lagi idup!” aku tak menghentikan putaran rodaku, aku hanya ingin jauh darinya. Aku benci dia.

Kata orang penyesalan itu selalu datang belakangan dan rasanya amat sangat menyakitkan. Aku tak perduli tentang itu sampai akhirnya penyesalan datang padaku.

2 Bulan Kemudian

Aku ada dirumah dan hidupku benar-benar terasa sepi. Dan aku baru sadar kalau aku buta... gelap. Justin benar-benar penerangku, dia tak membiarkan aku kegelapan sama sekali. Aku menghela nafasku sambil mendengarkan suara musik yang mengalun sampai tiba-tiba Mama masuk ke kamarku. Dia mengelus rambutku lembut, dan aku tau kalau sedang ada sesuatu.

“Lagi kangen seseorang ya.?” Tepat. Aku rindu Justin. Sangat-sangat merindukannya.

“Yaudah yuk kita main ke rumah sakit”

“beneran ma? Tapi emang Justin masih dirawat disana?” tanyaku dan mama mengelus lagi rambutku.

“Iya... Mamakan kenal sama mamanya Justin” aku hanya berO ria. Lalu bersiap-siap untuk ke rumah sakit. Aku tak perduli dengan masalah yang membuat kami tak berbicara satu sama lain sampai membuat aku ingin pulang ke rumah dua bulan yang lalu. Yang aku inginkan bertemu dengannya dan menyatakan kejujuran.

Suasana rumah sakit sudah membuatku terbiasa. Aku berdiri dibeakang Mama karna nyaliku yang tadinya sebesar bola tiba-tiba menciut menjadi secuil nasi. Aku ragu kalau Justin mau berbicara lagi denganku. Ketika aku dan Mama masuk kudengar suara tante Pattie menyambut kami. Beliaupun memelukku. Aku sama sekali tak mendengar suara Justin. Mungkin dia sedang keluar atau tidur. Tapi tiba-tiba tante Pattie menarikku kearag kasur.

“Justin... bangun, liat ada siapa...”

“ngggh”
“gausah di bangunin tante, kasian.” Kataku lembut. Tante Pattie tiba-tiba terisak lalu dia mencium pipiku sekilas.

“gapapa. Tante nitip Justin ya... tante mau ke kantin rumah sakit sama mama kamu” katanya dan aku mengangguk. Setelah mereka keluar aku mendekati Justin dan tiba-tiba dia bersuara.

“Tinara... lo...”

“Gue kangen sama lo...” putusku sambil memeluk lehernya. Ia tak juga beranjak bangun dari tidurannya ataupun membalas pelukanku.

“Gue juga”

“Maaf” kata-kata itu terucap berbarengan. Aku rasa air mataku sudah menganak di pelupuk mataku.

“Jangan... gue mohon jangan nangis...” tiba-tiba tangannya menyentuh pipiku lemah. Dia kenapa sebenarnya?

“Gue...”

“Lo kenapa?” tanyaku meminta dia melanjutkan ucapannya. Namun dia malah menggenggam tanganku kuat.

“Gue sayang sama lo Tinara...” tiba-tiba tangannya menarik tengkukku dan dia mengecup bibirku lembut.

“Gue juga....” bisikku diakhir ciumannya.

Kalian tau... rasanya di ajak terbang dan dijatuhkan sekaligus itu rasanya sangat sakit? Yap, sangat amat sakit. Justin. Dia memang adalah malaikat kematian. Dia mengajakku terbang dengan sayap tak terlihatnya, dan ketika sampai di dekat surga dia melepaskanku. Membuatku jatuh.

1 Februari 2012
Aku memarkir mobilku di parkiran kampus baruku. Ya, aku sudah sampai. Tak terasa perjalanan selama satu setengah jam tadi membawaku kembali ke masa-masa itu. Aku keluar dari mobil dan melihat sekeliling, kampus ini... pernah menjadi bagian dari mimipi Justin. Aku berjalan kearah kursi taman, setengah jam lagi aku baru akan masuk untuk mendaftar. Aku akan menjadi mahasiswa fakultas sosiologi. Entah datang darimana kegilaan untuk mengambil jurusan itu. Aku duduk di kursi taman dan membuka kembali notes kecilku.

Catatanku tersayang, tak terasa besok aku akan menginjak 20 tahun. Usia yang bukan lagi tepat untuk menjadi labil. Dan tak terasa lembaran ini adalah lembaran terakhirmu untuk aku isi. Aku pasti akan sangat merindukan menulis di kertasmu yang mulai menguning dan keriting karna aku selalu membawamu kemanapun. Catatan sayang... aku rindu pada malaikatku... Bagaimana keadaanya? Aku yakin Tuhan akan menjaganya dengan baik. Diakan salah satu malaikat terbaik yang diutusnya ke bumi untuk menuntun seorang gadis lemah buta yang butuh lentera. Hari ini aku masuk kuliah. Kegiatan yang seharusnya aku lakukan dua tahun yang lalu, namun terhenti karna kecelakaan itu. Sekarang , aku akan memulainya dari ulang. Aku akan melakukan yang terbaik karna malaikatku melihatku dari sana. J
-Tinara
Aku sedang tiduran di kasurku seperti biasa sambil mendengarkan lagu.Aku membuka lagi dari awal lembar demi lembar catatan kecil yang selama dua tahun menemaniku ini. Kisah dibaliknya adalah kisah selama 2 tahun aku mencintai malaikat kematian itu... Bukan berarti setelah ini aku berhenti mencintainya... aku mencintainya sampai kapanpun, meskipun aku dan dia tak mungkin bersama. Dunia kami berbeda setelah seminggu aku mengunjunginya waktu itu. Dia pergi tanpa mengizinkan aku melihat wajahnya meskipun hanya sekali. Hari itu adalah hari dimana aku pergi ke Singapura untuk operasi mata. Selama operasi berlangsung aku bermimpi melihat seorang laki-laki seumuranku yang mengaku sebagai malaikat pencabut nyawa. Dia bilang kalau dia akan mencabut nyawaku lain waktu karna ini belum saatnya. Setelah itu dia tersenyum dan terbang entah kemana. Aku membuka mata setelah 6 jam mataku ditutupi perban. Aku membuka mataku dan melihat Justin berdiri disampingku. Wajahnya... persis seperti yang ada di mimpiku. Lalu tak lama aku jatuh pingsan. Aku tertidur hampir seharian, obat bius yang digunakan terlalu membuatku pusing dan mengantuk. Aku kembali ke Indonesia untuk memberi Justin kejutan, tapi sepertinya justru aku yang mendapat kejutan karna ketika aku masuk ruangan Justin kosong. Katanya Justin sudah dibawa pulang.

Kalian tau tidak? kejutan tidak selalu membahagiakan.

Aku merasakan kakiku kehilangan kekuatan untuk berdiri. Yang kulihat sekarang gelap mengelilingiku. Ditengah ruangan rumah mewah itu tengah terlelap kaku, malaikat tanpa sayap itu.

Ku kira malaikat itu akan bertugas selamanya di bumi, tapi nampaknya tugasnya di bumi sudah selesai. Malaikatku di panggil penciptanya...

“Justin...............” aku berlari kearah mayatnya. Aku menangis sambil menyentuh pipinya, hidungnya , alisnya. Dingin menjalar ketika aku menyentuh semua itu. Kemana kehangatanmu?

“Tinara... ini hadiah ulang tahun kamu yang ke 18, Justin baru bisa memberikannya sekarang. Mungkin ada penjelasannya disana” Tante Pattie menangis, matanya sembab tapi dia terlihat lebih tegar daripada aku yang justru tak bisa menahan air mata barang sedetikpun.

Aku buka kotak kecil itu yang berisi sebuah buku bersampul biru sapphire aku buka dan di halaman depan terisi foto polaroid Justin sambil memegang kertas berisi

‘HAPPY BIRTHDAY TINARA!!!’

Lalu tulisan

‘Ini hadiah gue buat nona Tinara!’
-Justin si Malaikat Maut

1 Februari 2010
-first page-
Hai cantik! Ini gue malaikat maut. Gimana foto yang didepan suka gak? Ohiya buku ini gue sendiri yang design... walaupun simple tapi gue pengen buku ini diisi ‘kita’ berdua. Pokoknya notes ini berisi perjalanan kisah cinta kita. Nembak secara gak langsung tuh gue... hehe.

-2nd page-
Lo tau hidup gue berubah semenjak kehadiran lo? Si nona buta yang cantik jelita. Semenjak hari pertama gue udah ngeliat lo masuk ruangan sebelah ruangan gue. Dan di hari keempat lo dirawat gue dapet kesempetan secara ga sengaja buat deket sama lo. Gue gaakan menyesali itu semua. Gue udah di rumah sakit ini hampir setengah tahun. Perkembangan gue dari penyakit gue...gaada. Sama aja. Tapi karna ada lo paling engga gue ga pernah ngerasain sakit lagi. Lo mempan banget jadi obat buat gue sih, hehe.

-3rd page-
Tinara malem ini gue udah berniat buat ngasih buku ini buat lo. Tapi tadi tiba-tiba kaki gue gabisa di gerakin. Gue jatuh dan gue takut kalo lo tau apa yang sebenernya terjadi sama gue. Gue takut lo marah karna gue bohongin lo. Maaf ya Tinara...

-4rd page-
Gue rasa gue gabisa nulis lagi buat lo... kemampuan tangan gue untuk bergerak udah mulai menurun. Liat tulisan guye kayak ceker ayam. Gue gabisa nemuin lo malem ini maaf ya...mungkin sampe seterusnya gue gabisa menuntun lo lagi... gue lumpuh.

-5rd page-
Ini saatnya gue jujur sama lo. Gue mau gue pergi tanpa menyimpan beban. Gue... sakit. Gue bukan sakit flek paru-paru. Gue sakit parah Ra... sakit ataksia. Penyakit ini sempet bikin gue marah. Marah karna kalo gue lumpuh nanti... gue gabisa meluk lo, ngelap air mata lo... makanya pas lo baca ini jangan nangis ya... soalnya jari gue takut gabisa di gerakin buat ngelap air mata lo... gue benci banget sama penyakit ini. Huuh... Ra...gue takut deh kalo nanti waktunya Tuhan manggil gue... dia ngehukum gue, soalnya gue ga ngejalanin tugas dengan baik... guekan malaikat kematian eeh malah mencong jalan jadi malaikat rupawan yang membantu seorang gadis cantik. Tuuhkan, cewek itu lagi senyum-senyum baca ini... makin cantik deh... Tinara... gue sayang sama lo. Gue takut mulut gue gabisa lagi bergerak buat nyatain itu... gue terlalu lama dalam bertindak. Maaf atas semuanya ya kebohongan gue, gue tau lo pasti marah tapi...jangan benci gue. Gue mau lo mengenang gue sebagai kenangan terindah buat lo. Thanks juga udah ngebuat hidup gue berarti. Ngebuat gue jadi sebuah lentera buat lo itu sangat amat berarti buat gue. Makasih udah bikin gue senyum di akhir-akhir waktu gue yang ga panjang ini. Dan terimakasih udah ngebuat gue, si malaikat maut beralih profesi jadi malaikat baik hati(?) Kalau hidup gue masih panjang...............lo maukan jadi pacar gue? Hehe
-Justin, malaikat maut yang rupawan ._.v

Basah. Lembaran itu basah oleh air mataku yang mengalir. Justin pergi meninggalkanku.Apakah disana kau rindu padaku?Meski kita kini ada di dunia berbeda,bila masih mungkin waktu berputar kan kutunggu dirimu. Aku meraih pulpen dan menyelesaikan beberapa garis lembaran terakhir yang kosong.

2 Februari 2012
-Last Page-
Biarlah ku simpan sampai nanti aku kan ada di sana
Tenanglah dirimu dalam kedamaian
Ingatlah cintaku meskipun kau tak terlihat lagi
Namun cintamu abadi. Akan ku kenang malaikat maut tak bersayap itu sampai nanti dia memanggilku.

-@mayangaenii